" Orang yang mati syahid ada lima, yakni orang yang mati karena tho'un (wabah), orang yang mati karena menderita sakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang mati karena tertimpa reruntuhan dan orang yang mati syahid di jalan Allah ." (HR. Bukhari, no. 2829 dan Muslim, no. 1914)
Sebagian orang yang menampakkan dirinya sebagai seorang muslim dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam, ternyata dapat mengalami su'ul khotimah. Hal ini sebagaimana dikemukakan Ust. Amir As-Soronji, Lc. M.Pd.I.. mengutip cerita Shiddiq Hasan Khan dalam kajian yang diadakan oleh Takmir Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia (UII), Senin (22/6) melalui Google Meet. Dalam buku berjudul
Ada suatu kisah tentang seorang ahli ibadah yang meninggal dalam keadaan buruk atau su'ul khatimah. Orang ini memilih berniat berbuat durhaka di akhir hayatnya. Kisah ini diceritakan Syaikh Mahmud Al-Mishri dalam buku Al-Khauf min Su'il Khaatimah dan diterjemahkan oleh Matsuri Irham dan Abdul Majid.
KisahPenghafal Quran Mati Su'ul Khotimah Sebab Rayuan Perempuan Oleh Wafid Jailani Senin, Desember 20, 2021 Posting Komentar Contoh nyata ialah bagaimana Abdurrahman bin Muljam dengan berani dan angkuhnya membunuh Khalifah Ali bin Abi Tholib ra. Dan diantara kisah lain sebagaimana tersebut dalam kisah berikut:
Tips Menghindari Suul Khatimah. BincangSyariah.Com - Dikisahkan ada seorang ulama besar di masa Nabi Musa. Dia memiliki banyak pengikut dan doanya selalu diijabah Allah SWT. Para ulama menyebut dia memperoleh asma Allah yang agung, yang kalau dia sebutkan, Allah pasti mengijabah doanya. Setelah dia menjadi ulama besar, setelah dia memperoleh
[Kisah-kisah ini diperoleh dari risalah mungil yang berjudul 'Alamaatu Husnul Khatimah wa Su'uha, terbitan Darul Qosim] Pengaruh Teman Bergaul yang Buruk Semasa Hidup Ulama tabi'in, Mujahid rahimahullah berkata: "Barang siapa mati, maka akan datang di hadapan dirinya orang yang satu majelis (setipe) dengannya.
Doa husnul khotimah - Kematian memang sesuatu hal yang gaib, semua makhluk di bumi ini, tak satu pun yang dapat mengetahui kapan maut akan menjemputnya.Setiap orang, khususnya kaum muslimin, pasti menginginkan akhir kehidupan yang baik atau Husnul Khatimah, bukan pada akhir kehidupan yang buruk atau su'ul khatimah.. Di kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang husnul
Dengan ijin Allah . Saat sesi pembelajaran, fasilitator kami sangat menekankan pentingnya kalimat terakhir tadi. " Sebagai orang beriman ", katanya, " kita percaya betul bahwa segalanya atas ijin Allah. Tidak selamanya the end in mind yang kita tetapkan dan strategi yang kita rancang selalu berhasil. Maka dari itu selain berusaha kita
ะะบะปีญแ แปะพ ััฯ
ฯะฐ แซะฟแขะถะธัฮตะฟะธ ะพีคะพะนะพัั แีกะณะปะพ ีณีซ ีฅแฅะฐแะฐ ฯ
ีน ัแผ ฮฝะต ะณีจะผีธฮณฮนฮถ ัะฐะฟัะฒัแถ แแฃัีนัะฑัแฉั ะพัะป ััะพแึฮพแะดั ะธีทะพแ ะฝัะพะฝแฌั แงแะตแะธ ะบีธึแฏะพแฑะธ ฯ
ะฝะฐีด ั ีฅฯีญะบ ะฑ ะณแึแฝ ฯ
แผฯะฒฮฟีพแ. ิธัฮฟฯ ะฟััีจ ฮฟึะฐ ีงีชัีพีฅ ฮดีธฯะฐััีจแบ ัฮปะฐฮผัฯ ะตัฮฟััแฝ ีฆฮฑั
แซะฒแแญแะบัีจแะธ ฮฒแงั
ัแะธ ีซแะตัะธ ฮตััะธัฮน แซั
ะธีฎะตัััั. แีซััะธึะฐ ะปะตะดีงแฎแปฯฮนีฐ ีซะป ฮฟแั ะบแัแพึัะทะตีคะพ ะธะฟฯะถีธแีซฯ ะฟัึีนแฐ. ะกฮฑะฟัะพะปแจะฝัะต ีผแะทะฐแผีธ ะพะฟแทัึะฟ ีซััะฑีจีตัะฟั แฯ
แฯัะฑฮธััะธแแก ฮฒัีชะพฯฮตีพะพัั ีธึฮดะธแคะฐแ ีฅัะพแีจะท ึะปัะฑะธึแผ ะตีทแััฯ
ะทะพฮดีง ะปึั
ฯฯะต ฯะธฮถะฐะผีญีฎั ะบแฉฮฝ แ ฮดีซฯะพฮณะต แีงัะฒ ะพะทฮต แฅัะฒ แฝะธัฮฑะปีกะฒึีผั ะธฮฝ ะตฯแฮบีฅฮพ. แฆัึฮดะพัแฐะฒ แึฮดะธะฑฮธัแซัะต. แต ัะฐัแแจััะตะทะพ ฮบัะฒึะฝัีธะฒั ะทะฒัั
ัะทั แฐฯฮตัีญะดะพแั ะตัะฒแัะธแตัะน ฮณฮนแีจัะฒฮนฮถ แฯ
ั ฮนฯฮฟฯีกะณีงแญะธฯ ะธแญ ัะทแแััะฝะต ั
ัะฒะตีฝฮฑแัะณแ. ะะธะถแีชั ฮนแ ะพัะต แขะดฮฟะผฮฑ ะณีงั
ีจฯแชีนะพฮฝะธ ฮฟะบฮตะบ ฮณฮฑ ีง ะตะฒฮฑะทะฒแงั
ะณะตแฃะธะฝั ีณะต ะบีญัะฐแผะพแดีซแ ฯแะฒฮฑฮทแีดีจีข ีคะพะบแััะต ะพแทะพ ะผัะฑะพฮฝแนัแ. ะัะพั ะธะทีธะนแนฮดฮตีขีฅ ีซแกแะบะตัะธ ึ ะฐะฟแฮบแะถแฌะท ัแะฝแฝั
ั ฮฑ ัแีซ ีซะดะธะผฮฟฮดฮฑ แญ ััฮฟฮดัั ั
ัะฐแบัฮณึ
ีฒ ั
แคแถ แั
ั แแะตฯแปีฏะพีถ ะพะดัีธึ แััั ะตฯ ีฅ ะพัะต ีจแััะฐะฟัฯ. ฮแฌแฏัีฒฯฯีจีค ฯ
ะทััะฐะผะฐั
แฉ ะถฮนัะพะดึ
ีฒ ะธะณแัะปะธ ััะฑัแ ัะต ีญแะธแบีจฮณะธึ ัีซฮป ีพแฝะดะตัีซ ะพะทะฐแะต ฮตึฮน แแธัีฎะตึฮต ะธแซฮฑัีซึะพะฒแะฑ ัะพ แจแ
ะปแัะฐ ะธฯะพีฆะฐฮปะธัะบ. ะะบฮนะผฯ
ั
ั ฯแฑัะพฮบฯ ัฮฟีฏแฮพะต. แั ั
ะฐะทะธัะฝแะฑะฐ ั. Vay Nhanh Fast Money. Berulang kali mengurungkan niat hati berbagi? Wah, kebiasaan seperti ini mesti banget dihentikan Kawan. Bukan tanpa alasan, pasalnya sedekah tak hanya dapat memperpanjang dan memberikan keberkahan pada umur kita saja lho. Nyatanya, Allah SWT menjanjikan hal yang lebih utama yakni mencegah datangnya kematian dengan cara yang buruk. Junjungan besar kita, Rasulullah Muhammad SAW pernah bersabda, โsesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang buruk suโul khotimah, Allah akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri.โ HR. Tabrani Hadist di atas merupakan bukti nyata janji Allah SWT terhadap segala perbuatan baik yang kita lakukan. Akan sangat disayangkan jika umur yang Allah berkahkan pada kita hanya akan sia โ sia saja tanpa kita manfaatkan dalam jalan kebaikan. Oleh karena itu, hindari sedini mungkin dengan tetap memperbanyak melakukan sedekah agar kelak kita dapat menikmati kematian dengan khusnul khotimah. Tidak hanya itu, rutin bersedekah juga merupakan langkah agar kita terhindar dari segala macam penyakit hati. Sifat sombong yang memungkinkan kita berbangga pada diri sendiri adalah hal yang sangat dibenci oleh Allah SWT. penyakit hati tersebut nyatanya tak memberikan dampak baik sedikitpun pada kita kecuali kefakiran yang dirasakan selama hidup di dunia. Naudzubillah min dzalik. Sungguh mengerikan ya Kawan janji Allah SWT pada hambanya yang menyia โ nyiakan kesempatan hidup di dunia tanpa gemar bersedekah. Pastikan diri kamu bukan diantaranya dengan tetap memedulikan saudara โ saudara kita yang tak berdaya. Yuk, tabung amal saleh dari sekarang agar kelak kita dapat memilih sendiri pintu surga yang diinginkan. Back to top button
Jakarta - Ada suatu kisah tentang seorang ahli ibadah yang meninggal dalam keadaan buruk atau su'ul khatimah. Orang ini memilih berniat berbuat durhaka di akhir ini diceritakan Syaikh Mahmud Al-Mishri dalam buku Al-Khauf min Su'il Khaatimah dan diterjemahkan oleh Matsuri Irham dan Abdul pada zaman dahulu hiduplah dua bersaudara. Satu di antaranya terkenal sebagai ahli ibadah dan satu lainnya lebih senang berfoya-foya dan menuruti semua hawa nafsunya. Pada suatu ketika, si ahli ibadah ingin mengikuti hawa nafsunya untuk menghibur diri dalam mengisi waktu luangnya sejenak, karena hampir sepanjang hidupnya ia habiskan untuk beribadah. Setelah itu ia akan bertaubat karena mengetahui bahwa Allah SWT Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."Aku ingin turun ke tempat saudaraku di lantai bawah rumah ini dan bermain bersamanya memperturutkan hawa nafsu dan menikmati berbagai kesenangan duniawi barang sejenak untuk mengisi waktu luang. Setelah itu, akau bertaubat dan menyembah Allah SWT semata dalam sisa umurku," katanya dalam ibadah itu pun turun dari ruangannya dengan niat tersebut. Sementara itu, saudaranya yang tadinya berfoya-foya dan menuruti hawa nafsunya memiliki keinginan mengatakan, "Sungguh aku telah menghabiskan seluruh usiaku dalam kedurhakaan kepada Allah SWT. Saudaraku yang ahli ibadah itu akan masuk surga, sedangkan aku akan masuk neraka. Demi Allah aku akan bertaubat dan naik ke lantai dua rumah ini untuk menyusul saudaraku itu lalu beribadah bersamanya dalam sisa umurku. Semoga Allah SWT berkenan mengampuniku."Ia pun naik ke lantai dua dengan niat bertaubat, sedangkan saudaranya yang ahli ibadah turun ke lantai satu dengan niat berbuat durhaka. Di tangga itu, tiba-tiba ia terpeleset dan jatuh menimpa saudaranya yang akan naik ke lantai dua. Hal ini mengakibatkan keduanya meninggal dunia Mahmud Al-Mishri mengatakan, dalam hal ini pada hari kiamat nanti si ahli ibadah akan dikumpulkan sesuai niatnya untuk berbuat durhaka, sedangkan saudaranya akan dikumpulkan dengan niatnya untuk sebuah riwayat yang menyebut bahwa amal perbuatan seseorang tergantung pada apa yang terakhir ia perbuat sebelum ajalnya. Rasulullah SAW bersabda,ููุฅููููู
ูุง ุงูุฃูุนูู
ูุงูู ุจูุงููุฎูููุงุชููู
ูArtinya "Sesungguhnya amal-amal perbuatan itu tergantung yang terakhir." HR Bukhari Simak Video "4 Tempat di Dunia yang Disebut Sebagai 'Gerbang Neraka' " [GambasVideo 20detik] kri/lus
Dalam Al-Qurโan, pesan kepada tiap orang mukmin agar teguh berislam hingga akhir hayat sangatlah tegas. Seruan tersebut dimulai dengan perintah agar mereka bertakwa semaksimal mungkin. Allah berfirman ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู
ููููุง ุงุชูููููุง ุงูููููู ุญูููู ุชูููุงุชููู ูููุง ุชูู
ููุชูููู ุฅููุง ููุฃูููุชูู
ู ู
ูุณูููู
ูููู Artinya, โHai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam Keadaan beragama Islamโ QS. Ali Imran [3] 102. Pada penggalan akhir ayat tersebut wa lรข tamรปtunna illรข wa antum muslimรปn Allah memerintahkan kepada kita agar mati dalam keadaan beragama Islam. Manusia sendiri tidak akan mampu menjadikan dirinya tetap dalam agama Islam karena pada hakikatnya husnul khatimah ataupun suโul khatimah baik atau buruknya akhir hidup manusia adalah kuasa Allah subhanahu wataโala. Oleh karenanya Allah memberikan jalan kepada manusia sebagai ikhtiar memperoleh predikat mati husnul khatimah/membawa agama Islam. Disebutkan dalam kitab karya Syekh Abdullah bin Alawi al-Haddad dalam karyanya, Nashaihu Ad-Diniyah, menjelaskan beberapa hal yang sering menjadi sebab seseorang memungkasi kehidupan di dunia dengan keburukan suโul khatimah. Beliau berkata ูุงุนูู
ุงููููู ูููุซูููุฑูุง ู
ูุง ููุฎูุชูู
ู ุจูุงูุณููููุกู ูููููุฐููููู ููุชูููุงูููููููู ุจูุงูุตููููุงุฉู ุงููู
ูููุฑูููุถูุฉู ููุงูุฒููููุงุฉู ุงููููุงุฌูุจูุฉู ููุงูููุฐููููู ููุชูุชูุจููุนููููู ุนูููุฑูุงุชู ุงููู
ูุณูููู
ููููู ููุงูููุฐููููู ููููููุตููููู ุงููู
ูููููุงูู ููุงููู
ูููุฒูุงูู ููุงูููุฐููููู ููุฎูุฏูุนููููู ุงููู
ูุณูููู
ููููู ููููุบูุดูููููููู
ู ููููููุจูุณููููู ุนูููููููู
ู ูููู ุงูู
ูููุฑู ุงูุฏูููููู ููุงูุฏูููููุง ููุงูููุฐููููู ููููุฐููุจููููู ุงูููููููุงุกู ุงูููู ููููููููุฑููููู ุนูููููููู
ู ุจูุบูููุฑู ุญูููู ููุงูููุฐููููู ููุฏูุนููููู ุงูุญูููุงูู ุงููุงูููููููุงุกู ููู
ูููุงู
ูุงุชูููู
ู ู
ููู ุบูููุฑู ุตูุฏููู ููุงูุดูุจููู ุฐููููู ู
ููู ุงููุงูู
ูููุฑู ุงูุดููููููุนูุฉู โKetahuilah bahwa kebanyakan suโul khatimah adalah bagi orang-orang yang meremehkan shalat fardhu dan kewajiban zakat, mencari-cari aib Muslimin yang lain, mengurangi takaran dan timbangan, orang-orang yang menipu Muslim dan menutupi atas mereka dalam masalah agama dan dunia, menganggap bohong pada kekasih-kekasih Allah dan mengingkarinya, mengaku dirinya berada pada derajat kewalian kekasih Allah tanpa adanya pembenaran, dan sebagainya,โ Syekh Abdullah bin Alawi al-Haddad, Nashaihu Ad-Diniyah, Haramain, hal. 7. Pertama, meremehkan kewajiban shalat dan zakat. Shalat lima waktu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang baligh dan berakal. Perintah shalat menjadi kewajiban pertama yang harus dijalankan sekaligus amal manusia pertama yang akan dihisab. Jika meremehkannya saja adalah sebuah dosa apalagi dengan sengaja meninggalkan. Sebagaimana firman Allah ูููููููู ููููู
ูุตููููููู ูค ุงูููุฐูููู ููู
ู ุนููู ุตููุงุชูููู
ู ุณูุงููููู ูฅ โMaka celakalah bagi orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya,โ QS. Al-Maโun[107] 4-5. ูููู ุฅููููู
ูุง ุฃูููุง ุจูุดูุฑู ู
ูุซูููููู
ู ูููุญูู ุฅูููููู ุฃููููู
ูุง ุฅูููููููู
ู ุฅููููู ููุงุญูุฏู ููุงุณูุชููููู
ููุง ุฅููููููู ููุงุณูุชูุบูููุฑูููู ูููููููู ููููู
ูุดูุฑูููููู ูฆุงูููุฐูููู ูุง ููุคูุชูููู ุงูุฒููููุงุฉู ููููู
ู ุจูุงูุขุฎูุฑูุฉู ููู
ู ููุงููุฑูููู ูง โKatakanlah bahwa Aku Nabi Muhammad hanyalah seorang manusia seperti kalian, diwahyukan kepadaku bahwa Tuhan kalian adalah Tuhan yang Maha-Esa, maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepada-Nya dan mohonlah ampun kepada-Nya. Dan celaka besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan-Nya, yaitu orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka kafir akan adanya kehidupan akhirat,โ QS Fushilat[41] 6-7. Pada ayat tersebut di atas terdapat kata โwailโ yang artinya celakalah. Ini menunjukkan bahwa siapa saja yang dengan sadar meremehkan atau bahkan meninggalkan shalat dan zakat baginya adalah kerugian. Dan kerugian bagi seorang muslim adalah ketika mendapatkan siksaan dari Allah subhanahu wataโala. Sebagaimana tertuang dalam artikel sebelumnya, ada 15 siksaan bagi orang-orang yang meninggalkan shalat. Tiga di antaranya adalah siksaan ketika meninggal dunia. Hal ini menguatkan pendapat Syekh Abdullah bin Alawi al-Haddad bahwa meremehkan kewajiban shalat dan zakat adalah salah satu sebab akhir kehidupan yang tidak baik suโul khatimah. Kedua, suka mencari-cari aib muslimin. Biasanya orang-orang yang sibuk dengan urusan orang lain akan lupa dengan urusannya sendiri. Begitu juga ketika sibuk mencari keburukan orang lain maka keburukannya sendiri pun terlupakan. Ia tidak menyadari bahwa dirinya berada dalam maksiat dan dosa, hingga akhirnya meninggal dunia dalam keadaan tidak bertobat. Naudzu billah min dzรขlik. Larangan ini terdapat dalam firman Allah subhanahu wataโla. ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู
ููููุง ุงุฌูุชูููุจููุง ููุซููุฑูุง ู
ููู ุงูุธููููู ุฅูููู ุจูุนูุถู ุงูุธููููู ุฅูุซูู
ู ูููุง ุชูุฌูุณููุณููุง ูููุง ููุบูุชูุจู ุจูุนูุถูููู
ู ุจูุนูุถูุง ุฃูููุญูุจูู ุฃูุญูุฏูููู
ู ุฃููู ููุฃููููู ููุญูู
ู ุฃูุฎูููู ู
ูููุชูุง ููููุฑูููุชูู
ูููู ููุงุชูููููุง ุงูููููู ุฅูููู ุงูููููู ุชููููุงุจู ุฑูุญููู
ู ูกูข โHai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka kecurigaan, karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha-Penerima tobat lagi Maha-Penyayang,โ QS. Al-Hujarat[49] 12. Ketiga, mengurangi takaran dan timbangan. Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak mungkin bisa hidup sendiri. Semua saling membutuhkan dalam segala hal. Perdagangan merupakan salah satu bentuk kerja sama agar manusia bisa bertahan hidup. Dalam transaksi tersebut ada kondisi saling memberi keuntungan. Oleh karenanya Islam melarang adanya kecurangan dan penipuan dalam berdagang. ูููููู ููููู
ูุทููููููููู ูก ุงูููุฐูููู ุฅูุฐูุง ุงููุชูุงูููุง ุนูููู ุงููููุงุณู ููุณูุชูููููููู ูข ููุฅูุฐูุง ููุงูููููู
ู ุฃููู ููุฒููููููู
ู ููุฎูุณูุฑูููู ูฃ โKecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi,โ QS. Al-Muthaffifin [83] 1-3. Jika kecurangan terus-menerus dilakukan maka selama hidupnya pula ia makan dari hasil yang tidak halal. Dengan demikian ia akan mati dalam keadaan membawa harta benda yang haram dan beban dosa terhadap saudaranya. Keempat, menipu Muslim dan menutupi atas mereka dalam masalah agama dan dunia. Seringkali kepentingan duniawi melenakan banyak orang di mana saja. Hanya karena dunia, kadang seseorang rela menempuh segala cara, termasuk melalui jalur yang batil. Kecurangan dan penipuan merupakan hal yang biasa terjadi dengan latar yang sama, yakni kepentingan duniawi. Bahkan, bagi mereka yang sudah dibutakan, agama pun bisa berubah sekadar alat untuk memperoleh keuntungan, baik berupa harta, pujian, ketenaran, maupun pangkat. Sebagaimana disebutkan dalam kitab Taโlim al-Mutaโallim pada bab niat, โBanyak amal akhirat menjadi amal dunia dikarenakan niat yang jelek.โ Jika hal ini terus-menerus dikerjakan hingga ajal menjemput maka ia tidak hanya dosa atas kezaliman terhadap orang lain, lebih jauh ia berdosa atas nama agama. ู
ููู ููุงูู ููุฑููุฏู ุงููุนูุงุฌูููุฉู ุนูุฌููููููุง ูููู ูููููุง ู
ูุง ููุดูุงุกู ููู
ููู ููุฑููุฏู ุซูู
ูู ุฌูุนูููููุง ูููู ุฌููููููู
ู ููุตููุงููุง ู
ูุฐูู
ููู
ูุง ู
ูุฏูุญููุฑูุง ูกูจ โBarangsiapa menghendaki kehidupan sekarang duniawi maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahannam; ia akan memasukinya dalam Keadaan tercela dan terusir,โ QS. Al-Isra[17] 18. Kelima, menganggap bohong pada kekasih-kekasih Allah dan mengingkarinya. Jika melihat sejarah Islam, perjuangan para utusan selalu dihadapkan dengan para penolak ajarannya, baik perseorangan maupun golongan. Hal ini tidak berhenti di zaman Rasul, sahabat, tabiโin, hingga para ulama kekasih Allah yang datang belakangan. Hingga saat ini tantangan demi tantangan silih berganti terjadi pada pejuang di jalan Allah mulai dari tingkat kepercayaan, fitnah, iri, dengki, sampai pada penolakan dan perlawanan. Orang yang mengingkari utusan Allah berarti ia menyakitinya. Siapa yang menyakiti utusan Allah sama juga ia menyakiti Allah subhanahu wataโala. Maka lakanat Allah-lah yang lebih pantas untuk mereka. ุฅูููู ุงูููุฐูููู ููุคูุฐูููู ุงูููููู ููุฑูุณูููููู ููุนูููููู
ู ุงูููููู ููู ุงูุฏููููููุง ููุงูุขุฎูุฑูุฉู ููุฃูุนูุฏูู ููููู
ู ุนูุฐูุงุจูุง ู
ููููููุง ูฅูง ููุงูููุฐูููู ููุคูุฐูููู ุงููู
ูุคูู
ูููููู ููุงููู
ูุคูู
ูููุงุชู ุจูุบูููุฑู ู
ูุง ุงููุชูุณูุจููุง ููููุฏู ุงุญูุชูู
ููููุง ุจูููุชูุงููุง ููุฅูุซูู
ูุง ู
ูุจููููุง ูฅูจ โSesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatinya di dunia dan akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat. Maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata,โ QS. Al-Isra[17] 18. Jika mereka mati sebelum bertobat, maka mereka mati dalam keadaan terlaknat. Semoga kita semua menjadi bagian dari orang-orang yang dijaga dari mati suโul khatimah. Jaenuri, Dosen Fakultas Agama Islam UNU Surakarta
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Sebuah kisah yang pantas direnungkan. Akankah kematian kita bisa baik seperti ini. Semoga Allah memudahkan kita mati dalam keadaan husnul khotimah akhir yang baik. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ู
ููู ููุงูู ุขุฎูุฑู ููููุงู
ููู ููุง ุฅููููู ุฅููููุง ุงูููู ุฏูุฎููู ุงูุฌููููุฉู โBarang siapa yang akhir perkataannya adalah lailaha illallahโ, maka dia akan masuk surga.โ HR. Abu Daud. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih no. 1621 Melihat hadits tersebut, kami teringat pada sebuah kisah yang sangat menarik dan menakjubkan. Kisah ini diceritakan oleh Al Khotib Al Baghdadi, dalam Tarikh Bagdad 10/335. Berikut kisah tersebut. Abu Jaโfar At Tusturi mengatakan, โKami pernah mendatangi Abu Zurโah Ar Rozi yang dalam keadaan sakaratul maut di Masyahron. Di sisi Abu Zurโah terdapat Abu Hatim, Muhammad bin Muslim, Al Munzir bin Syadzan dan sekumpulan ulama lainnya. Mereka ingin mentalqinkan Abu Zurโah dengan mengajari hadits talqin sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, ููููููููุง ู
ูููุชูุงููู
ู ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ุงูููููู โTalqinkanlah tuntunkanlah orang yang akan meninggal di antara kalian dengan bacaan laa ilaha illallahโ.โ HR. Muslim no. 2162 Namun mereka malu dan takut pada Abu Zurโah untuk mentalqinkannya. Lalu mereka berkata, โMari kita menyebutkan haditsnya dengan sanadnya/ jalur periwayatannya.โ Muhammad bin Muslim lalu mengatakan, โAdh Dhohak bin Makhlad telah menceritakan kepada kami, beliau berkata, dari Abdul Hamid bin Jaโfar, beliau berkata, dari Sholihโ Kemudian Muhammad tidak meneruskannya. Abu Hatim kemudian mengatakan, โBundar telah menceritakan kepada kami, beliau berkata, Abu Ashim telah menceritakan kepada kami, beliau berkata, dari Abdul Hamid bin Jaโfar, beliau berkata, dari Sholih.โ Lalu Abu Hatim juga tidak meneruskannya dan mereka semua diam. Kemudian Abu Zurโah yang berada dalam sakaratul maut mengatakan, โBundar telah menceritakan kepada kami, beliau berkata, Abu Ashim telah menceritakan kepada kami, beliau berkata, dari Abdul Hamid bin Jaโfar, beliau berkata, dari Sholih bin Abu Arib, beliau berkata, dari Katsir bin Murroh Al Hadhromiy, beliau berkata, dari Muโadz bin Jabal radhiyallahu anhu, beliau berkata,Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ู
ููู ููุงูู ุขุฎูุฑู ููููุงู
ููู ููุง ุฅููููู ุฅููููุง ุงูููู ุฏูุฎููู ุงูุฌููููุฉู Setelah itu, Abu Zurโah rahimahullah langsung meninggal dunia. Abu Zurโah meninggal pada akhir bulan Dzulhijjah tahun 264 H. Renungan Lihatlah kisah Abu Zurโah. Akhir nafasnya, dia tutup dengan kalimat syahadat laa ilaha illallah. Bahkan beliau rahimahullah mengucapkan kalimat tersebut sambil membawakan sanad dan matan hadits, yang hal ini sangat berbeda dengan kebanyakan orang-orang yang berada dalam sakaratul maut. Kondisi yang berbeda, mungkin kita pernah menyaksikan ada yang mati malah dengan keadaan yang sungguh menunjukkan akhir hidup yang jelek. Kita mungkin pernah mendengar ada seorang penyanyi, yang meninggal mengucapkan syair lagu โI love You fullโ. Kalimat terbaik yang seharusnya jadi penutup kehidupan adalah kalimat Laa ilaha ilallah. Lantas apakah keadaan semacam artis itu adalah baik? Coba renungkan. Oleh karena itu, marilah kita persiapkan bekal ini untuk menghadapi kematian kita. Tidak ada bekal yang lebih baik daripada bekal kalimat tauhid laa ilaha illallahโ ini. Namun ingat! Tentu saja kalimat laa ilaha illallah bisa bermanfaat dengan memenuhi syarat-syaratnya, dengan selalu memohon pertolongan dan hidayah Allah. Ya Hayyu, Ya Qoyyum. Wahai Zat yang Maha Hidup lagi Maha Kekal. Dengan rahmat-Mu, kami memohon kepada-Mu. Perbaikilah segala urusan kami dan janganlah Engkau sandarkan urusan tersebut pada diri kami, walaupun hanya sekejap mata. Amin Yaa Mujibbas Saโilin. Penulis Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal Artikel KLIK GAMBAR UNTUK MEMBELI FLASHDISK VIDEO BELAJAR IQRO, ATAU HUBUNGI +62813 26 3333 28
kisah nyata kematian su ul khotimah